Minggu, 06 Oktober 2013

Resiko sebuah usaha/bisnis


      RESIKO  SEBUAH USAHA/BISNIS

Segala keputusan dalam hidup pasti memiliki konsekuensi dan risikonya masing-masing. Keputusan yang terbaik sekalipun pasti memiliki akibat atau konsekuensinya sendiri, baik bagi si pengambil keputusan maupun bagi orang lain. Keputusan untuk memulai usaha pribadi juga termasuk ke dalam hal yang berisiko. Menurut wirausahawan Supardi Lee dan Noval Ramsis, setidaknya ada lima risiko yang harus dihadapi Netpreneur saat memutuskan untuk berbisnis.
Risiko Produksi
Risiko produksi dari suatu usaha terletak pada sarana dan prasarana yang menunjang bisnis tersebut. Misalnya bisnis makanan. Ada kemungkinan makanan yang diproduksi terkontaminasi bakteri dan minim gizi. Bakteri dan angka gizi yang rendah ini bisa menyebabkan buyer terkena penyakit, atau bahkan keracunan.
Akibat dari risiko produksi semacam ini adalah berkurangnya kredibilitas seller di mata buyer. Dampaknya, usaha terancam gulung tikar. Yang lebih mengerikan adalah jika buyer mengajukan tuntutan kepada seller ke meja hijau. Ini tidak hanya akan mempengaruhi seller secara ekonomi, namun juga secara psikologis.
Alternatif solusi yang bisa dilakukan seller adalah dengan melakukan uji coba sebelum meluncurkan produk. Dengan begitu, kualitas suatu produk akan teruji. Risiko produksi pun akan muncul sehingga seller bisa melakukan prediksi keputusan di saat hendak mulai berbisnis.
Risiko Pemasaran
Produk atau jasa yang berkualitas baik tidak selalu mendatangkan keuntungan. Hal ini dipengaruhi oleh persaingan, kondisi buyer, serta kondisi seller itu sendiri. Persaingan pasar membuat sebuah produk yang berkualitas tetap harus bersaing dengan produk-produk sejenis.
Alternatif solusi untuk menghadapi risiko pemasaran adalah dengan menciptakan keunikan pada produk atau jasa yang seller jual. Lewat keunikan tersebut, produk seller menunjukkan karakteristik tersendiri dibanding produk-produk lain yang ada di pasaran. Karakteristik inilah yang membuat sebuah produk bisa “berjuang” mengalahkan produk lain. Hasilnya, buyer akan memilih produk tersebut dibanding produk sejenis lainnya.
Risiko Sumber Daya Manusia
Tidak semua usaha pribadi bisa dikerjakan seorang diri. Meskipun sifatnya personal, usaha pribadi tetap membutuhkan sumber daya manusia lain di luar si pemilik usaha agar bisnis dapat berjalan dengan baik. Risiko sumber daya manusia datang dari karyawan-karyawan yang terlibat dalam sebuah usaha. Contohnya, beban kerja yang melebihi kapasitas karyawan, lemahnya motivasi karyawan dalam bekerja, masalah pribadi yang dialami karyawan di luar kantor, dan lain sebagainya.
Sebagai pemilik usaha, seller tidak hanya dituntut untuk memiliki jiwa berdagang, tetapi juga jiwa pemimpin. Kepemimpinan ini dibutuhkan agar para karyawan yang terlibat dalam bisnis memiliki tujuan bersama dan bisa mencapai target yang telah ditentukan oleh seller.
Risiko Finansial
Risiko finansial dalam berbisnis yang jarang terjadi adalah keadaan “besar pasak daripada tiang”. Bagi seller yang masih menjadi pegawai kantoran, kondisi ini masih bisa diatasi dengan menggunakan gaji pokok yang didapat dari kantor. Namun bagi seorang full-time seller, risiko ini sangat berpotensi ‘mengancam’ kelangsungan bisnis.
Sebenarnya, memang tidak ada aturan baku untuk menentukan cara agar profit lebih besar daripada ongkos produksi. Namun, bukan berarti Netpreneur tidak bisa mencegah defisit. Menjual barang yang tidak banyak kompetitornya bisa menjadi solusi. Pada prinsipnya, semakin sedikit kompetitor, maka profit yang diperoleh akan semakin banyak.
Risiko Lingkungan
Lingkungan tempat seller berjualan off-line kadang bisa mengganggu bisnis. Ada pihak-pihak yang tidak suka akan keberadaan toko tempat usaha, misalnya kalangan preman. Kalangan ini seringkali meminta ‘upeti’ kepada seller.
Cara mengatasi risiko lingkungan semacam ini adalah dengan bersikap fleksibel. Kalau ‘upeti’ yang diminta masih masuk akal sehat, maka tidak ada salahnya satu-dua kali menuruti keinginan mereka. Ini toh untuk keberlangsungan bisnis juga. Namun kalau ‘upeti’ yang mereka minta terlalu besar, bahkan bisa menyebabkan kerugian bisnis, ada baiknya tidak memenuhi keinginan mereka. Jika mereka tetap memaksa, laporkan kepada pihak yang berwajib.

RENCANA PEMASARAN


                 RENCANA PEMASARAN

 Perencanaan ini merupakan urutan logis dan serangkaian aktivitas ke arah penetapan tujuan pemasaran dan perumusan rencana untuk mencapai tujuannya. Perencanaan pemasaran adalah penerapan yang sudah direncanakan dari sumber daya pemasaran untuk mencapai tujuan pemasaran. Dengan demikian perencanaan pemasaran merupakan sebuah proses sistematis dalam merancang dan mengkoordinasi keputusan pemasaran.Rencana pemasaran ini memberikan fokus bagi pengumpulan informasi, format bagi penyebarluasan informasi, dan struktur bagi pengembangan dan pengkoordinasian respon strategik dan taktikal perusahaan.

Tujuan perencanaan pemasaran adalah identifikasi adn kreasi dari keunggulan kompetetif. Perencanaan pemasaran ini merupakan bentuk nyata dari perusahaan untuk memberikan tanggapan strategis terhadap pola persaingan global yang berubah terdiri atas :
1) penyesuian ukuran bisnis,
2) perubahan lingkup produk dan/atau pasar atau
3) penciptaan hubungan jaringan kerja yang baru dengan organisasi-organisasi lain.

Manfaat rencana pemasaran :
1. mencapai koordinasi aktivitas yang lebih baik
2. mengidentifikasi perkembangan yang diharapkan
3. meningkatkan kesiapan organisasi untuk berubah
4. meminimalkan respon tak rasional samapi respon yang tak diharapkan
5. mengurangi konflik tentang ke mana seharusnya organisasi bergerak
6. meningkatkan komunikasi
7. mendesak manajemen untuk berpikir ke depan secara sistematis
8. memperluas penyesuaian sumber daya yang tersedia untuk mendapatkan peluang pilihan

Masalah masalah yang muncul akibat kurangnya perencanaan pemasaran :
1. peluang-peluang yang hilang untuk mendapatkan laba
2. angka-angka yang tak berarti dalam rencana jangka panjang
3. tujuan yang tidak realistis
4. kurangnya informasi pasar yang dapat dilakukan
5. perselisihan antar fungsional
6. frustasi manajemen
7. perkembangbiakan produk dan pasar
8. pengeluaran promosi yang sia-sia
9. penentuan harga yang terlalu membingungkan
10. semakin melemah terhadap perkembangan bisnis
11. hilangnya kendali terhadap bisnis


Minimum marketing plan memuat unsur-unsur sebagai berikut :
a. Tujuan pemasaran dan strategi pemasaran
b. Strategi bauran pemasaran
c. Deskripsi mengenai produk
d. Strategi penetapan harga
e. Rencana promosi
f. Penetapan produk (penjualan dan distribusi)

Langkah-langkah pokok dalam perencanaan pemasaran meliputi :
1. melakukan analisis situasi
Analisis yang dilakukan dalam tahap ini adalah analisis SWOT (streghts, weaknesses, opportunities, dan threats). Analisis ini mencakup peluang dan masalah yang ditimbulkan oleh trend an situasi pembeli, pesaing, biaya dan regulasi. Selain itu, termasuk pula di dalammnya adalah kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan.

2. Menetapkan tujuan/sasaran
Tujuan dirumuskan secara spesifilk dan mengidentifikasi tingkat kinerja yang diharapkan untuk dicapai organisasi pada waktu tertentu di masa datang, dengan mempertimbangkan realitas masalah dan peluang lingkungan serta kekuatan dan kelemahan perusahaan.

3. Menyusun strategi dan program
Berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan, pengambil keputusan kemudian merancang strategi (tindakan jangka panjang untuk mencapai tujuan) dan program (tindakan jangka pendek spesifik untuk mengimplementasikan strategi).

Hasil dari perencanaan pemasaran yang berfokus pada konsumen dapat menghasilkan sebuah keunggulan bersaing melalui 1) harga yang lebih rendah di bandingkan dengan para pesaing untuk manfaat yang sama atau 2) keunikan manfaat yang dapat menutupi harga tinggi. Analisis keunggulan bersaing menunjukkan perbedaan dan keunikannya di antara para pesaing. Bagi perusahaan yang ingin menikmati keunggulan bersaing di pasar, antara produknya, dan produk pesaing harus dapat di rasakan di pasaran.Keunggulan bersaing diperoleh dengan mencari aspek-aspek diferensiasi yang akan di nilai superior oleh konsumen sasaran dan yang tidak mudah diduplikasikan oleh pesaingnya.

Kamis, 02 Mei 2013

manfaat lari pagi


Manfaat lari pagi


http://sangpencerahjiwa.files.wordpress.com/2011/03/lari-pagi.jpg?w=630
Alasan ilmiah mengapa olahraga lari bisa membuat kita sehat   :
Para peneliti telah mendeklarasikan, olahraga lari adalah salah satu cara untuk tetap awet muda. “Dan dari berbagai olahraga kardio yang ada, olahraga lari telah dinobatkan sebagai olahraga yang dapat membuat tubuh prima serta tetap awet muda,” papar JoAnn Manson, MD., kepala di divisi pencegahan pada rumah sakit Brigham and Women’s.
Berikut 10 paparan ilmiah yang mengungkapkan mengapa olahraga lari bisa mempertahankan kemudaan kita   :

1.Menajamkan Mata  :
Orang yang berlari 56 Km dalam seminggu, cenderung berhasil menekan risiko terganggunya penglihatan mata karena faktor usia hingga 54 persen, jika dibandingkan dengan mereka yang berlari hanya 16 Km per minggu.
2.Menjaga Kesehatan Jantung  :
Pelari yang dengan konstan berlari sejauh 16 Km dalam seminggu akan 39 persen lebih jarang mengalami gangguan tekanan darah. Plus mereka juga akan jarang menumpuk kolesterol dalam pembuluh darahnya hingga 34 persen.
3.Mendongkrak Gairah  :
Pelari pria yang membakar sebanyak 3.000 kalori per minggu dari aktivitas berlari selama 5 jam, akan menjauhkan dirinya dari disfungsi ereksi hingga 83 persen.
4.Menguatkan Tulang  :
Masa tulang para pelari ternyata lebih baik dari atlet aerobik lainnya, demikian diungkapkan oleh University of Missouri. Para peneliti membandingkan kepadatan tulang para pelari dengan pesepeda. Ada sebanyak 63 persen pesepeda yang memiliki masa tulang yang jelek, sedangkan pelari hanya 19 persen.
5.Lancar Berfikir  :
Sebuah penelitian yang dilakukan kepada para pekerja di Inggris mengungkapkan, rutin berlari membuat mereka jarang melakukan kesalahan dalam pekerjaan, memiliki konsentrasi yang baik, dan lebih produkif dibanding yang lari hanya sesekali.
6.Terbebas dari Dimensia  :
Journal of American Geriatrics Society melaporkan, perempuan yang dari remaja sudah rajin olahraga lari, di usia senjanya jarang yang mengalami kepikunan.
7.Tidur Lebih Lelap  :
Para insomnia yang diminta untuk berlari, ternyata berhasil mempercepat waktu tidurnya hingga 17 menit dibanding saat mereka tidak berlari. Plus mereka tidur lebih lelap, bahkan sehari setelah berlari.
8.Jarang Terkena Flu  :
Pelari yang berlari sejam setiap harinya, akan berhasil menjauh dari serangan virus flu hingga 18 persen dibanding yang tidak berlari. Ini didapat dari penelitian yang dilakukan di Swedia.

9.Bernafas Lebih Lega  :
Penelitian yang dilakukan kepada pengidap asma yang diminta untuk melakukan olahraga lari dan olahraga kekuatan dalam seminggu secara bergantian, setelah 3 bulan, berhasil mengurangi serangan asmanya. Para responden mengaku bernapas lebih lega dan imun tubuh lebih kuat.
10.Panjang Umur  :
Sebuah pengamatan terhadap 22 studi mengungkapkan, orang yang berlari 2,5 jam dalam seminggu akan menekan risiko meninggal dalam usia muda hingga 19 persen. Sedangkan penelitian lain mengungkapkan, orang yang aktif berolahraga akan menekan risiko meninggal dalam usia muda hingga 50 persen.
Mari jangan hanya berdecak ketika melihat daftar penelitian di atas, mulai masukkan olahraga lari sebagai salah satu pilihan kardio kita. Olahraga murah meriah ini juga akan lebih menyenangkan jika kita lakukan sambil mendengarkan lagu-lagu kesukaan. Bonus tambahannya, penelitian membuktikan, berolahraga sambil mendengarkan musik akan menajamkan kerja otak.

manfaat buah papaya


Manfaat buah papaya

Buah pepaya  membawa banyak menfaat kesehatan bagi manusia dengan kandungan nutrisi yang dibawanya. Christopher Columbus bahkan menjuluki buah yang satu ini sebagai “Fruit of the angels” atau buah para malaikat karena rasanya yang lezat dan khasiatnya yang luar biasa.
Selain dikenal sebagai buah para malaikat, Pepaya juga kadung populer sebagai “Power fruit for women” atau buah yang sangat hebat untuk perempuan. Kenapa? Karena manfaat buah pepaya sangat baik bagi kaum hawa. Mau tahu apa saja manfaat buah pepaya untuk perempuan? Mari simak ulasan berikut ini :
1.   Enzim Papain pada buah pepaya yang masih muda dua kali lipat lebih banyak dibandingkan pepaya yang sudah matang. Enzim tersebut bukan hanya menganalisis protein dalam tubuh, tapi juga mendorong metabolisme tubuh yang sempurna dan dengan cepat akan menghapus kelebihan lemak. Tapi ingat, buah pepaya muda sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bagi ibu hamil, terutama pada masa-masa awal kehamilan.
2.   Percayalah jika buah pepaya mengandung jumlah Vitamin C 48 kali lebih banyak dibanding buah apel. Oleh sebab itu, buah pepaya dapat dengan cepat menghapus racun di dalam tubuh dan sangat bagus untuk menyegarkan kulit. Enzim pepaya juga mampu mendorong metabolisme kulit, sehingga kulit terlihat lebih cerah/bersinar.
3.   Buah pepaya juga diyakini sangat membantu dalam pertumbuhan payudara. Hormon medium dan vitamin A yang terkandung dalam enzim pepaya, bisa merangsang hormon wanita untuk menghasilkan jumlah ASI yang lebih banyak bagi mereka yang sedang dalam masa menyusui.
4.   Buat Anda yang sangat mementingkan kesehatan rambut, buah pepaya juga dapat membantu untuk mengontrol ketombe. Shampoo dari bahan pepaya saat ini sudah banyak bisa Anda temui di supermarket-supermarket terdekat.
5.   Perempuan yang mengalami sikluas menstruasi yang tidak teratur, bisa mengkonsumsi jus pepaya untuk membuat siklus tersebut menjadi teratur. Selain itu, enzim dan nutrisi penting lainnya di dalam buah pepaya juga mampu menurunkan resiko terkena kanker Servik.